Minggu, 11 Desember 2011

BANGKITLAH DARI CACI MAKI 1 TEMANMU!!!

Melihat diriku didepan kaca. Kadang menangis pilu. Rintangan apa lagi yang musti aku hadapi besok. Merinding mendengarnya kembali. Muak, kenapa kau tak pernah berhenti menertawaiku. Sekali saja kau berhenti menyebut namaku. Kenapa ? Apa yang kau cari dari berbagai kekuranganku ?

 Mengertilah, dulu kita melangkah bersama. Saling membantu satu sama lain. Saling memberi jika salah satu dari kita merasa kekurangan. Kawan, begitu rendahkah aku berteman denganmu. Mengapa terus memandangku dengan satu sisi saja ?

 Pernah kau berfikir, "betapa banyak waktu yang telah kita lewati bersama?" Dulu kau yang semangat, dulu kau yang selalu menjadi sosok ibu bagiku. Tapi sekarang, kau hanya mengincar bagian dari hidupku yang sudah tidak kupunya. Kau hina aku, bak kau selalu memiliki segalanya. Aku berusaha bangkit dari kekurangan yang melanda pikiranku 1 tahun lalu.
Hei kawan, kusebut kau kini SAHABAT TERINDAH. Betapa baiknya aku menyebutmu seperti itu ?
Kau bagaikan manusia yang terlahir sempurna, sempurna menyakiti kawan mu sendiri. 

 Inilah kenyataan hidup, bahwanya kita harus waspada pada satu temanmu, dari pada 1000 musuhmu. Ini adalah sebagian kisah SAHABAT TERINDAH. (Kisah seorang gadis yang memiliki sahabat terbaik)
KISAH dimana MATERI BUKANLAH SEGALANYA.
Lihat dirimu sebelum mengatakan suatu hal yang menyakiti orang lain. Entah kamu mampu atau tidak. Jika kau pernah mengalaminya, buka matamu... Katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu bisa BANGKIT dari caci maki 1 temanmu.

Posted by :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar